Wisata Pulau Paniki Disoal Pemilik Lahan.

MABA,Deltasatu.com – Warga pemilik lahan di area wisata Pulau Paniki Desa loleolamo Kecamatan Maba Selatan Kabupaten Halmahera Timur (Haltim) Maluku Utara (Malut) melakukan blokade dan Pemalangan terhadap aktifitas Pembangunan Fsilitas penunjang pariwisata yang bakal dibangun oleh pemerintah di lokasi wisata tersebut.

Kepada Wartawan, Senin (8/1/2024), Salah satu Warga pemilik lahan Imran Abdurahman, menyampaikan jika hingga saat ini tidak ada kesepakatan antara pihak pemerintah maupun Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) bahkan Komunitas Sadar Wisata terkait pembangunan fasilitas wisata berupa Gazebo atau bagunan lainnya di tempat itu.

“Lahan kami dijadikan sebagai Tempat wisata bahkan dibagun Bangunan Gazebo oleh Komunitas Sadar Wisata dan saat ini telah dikelola oleh BUMDES tapi anehnya kami selaku pemilik lahan tidak pernah diberitahukan atau meminta ijin kepada kami,” kata Imran, salah satu pemilik Lahan .

Dikatakan, Wisata di pulau Paniki itu Awalnya Komunitas Pemuda Sadar Wisata yang Membangun Gazebo di pulau itu tanpa komunikasi dengan pemilik lokasi tersebut.

Seiring berjalannya waktu lanjut dia, pengunjung pun meningkat datangi pulau itu sampai dilakukannya launching pulau wista oleh Bupati Halmahera Timur (Haltim) Ubaid Yakub.

“Disitu baru komunitas pemuda sadar wista mendatangi kami pemilik lahan membicarakan untuk pakai lokasi tersebut untuk jadikan tempat wisata,”ungkapnya.

Kata Imran, Akhirnya pemilik lahan menyampaikan pada mereka untuk membuat semacam kesepakatan tertulis untuk pengelolaan lokasi wisata tersebuat namun sampai sekarang tidak ada kesepakatan yang terjadi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *