Reka Ulang Pembunuhan di Gotowasi, Perkara Balas Dendam

MABA, Deltasatu.com_ Polres Halmahera Timur menggelar rekonstruksi kasus pembunuhan di Desa Gotowasi, Kecamatan Maba Selatan. 

24 adegan diperagakan oleh para tersangka saat rekonstruksi yang berlangsung di Aula Polres Haltim, Selasa (28/3).

Dalam rekonstruksi ini, polisi menghadirkan dua tersangka, masing-masing SG (41) dan OB (31). Sementara dua tersangka OB dan AB tak dihadirkan lantaran masih buron. Adegan kedua tersangka digantikan oleh pemeran yang merupakan anggota polisi.

Dari rekonstruksi tersebut, ternyata pembunuhan itu telah direncakan oleh OB. Ia nekat melakukan itu karena ingin balas dendam lantaran salah satu keluarganya ditangkap polisi dan ditahan di Lapas, Kota Ternate, atas kasus pembunuhan di Desa Waci tahun 2019 silam.

Reka ulang ini dimulai dari para tersangka berangkat dari Dusun Tukur-Tukur hingga memperlihatkan peran masing-masing tersangka saat menghabisi nyawa korban. 

Diketahui, para tersangka berangkat dari Dusun Tukur-tukur, Kecamatan Wasile Timur menggunakan mobil angkutan merek Avanza menuju jalan Gotowasi hingga masuk ke hutan. Tujuan masuk hutan adalah mencari kayu gaharu.

Namun, sesampainya di lokasi tiga tersangka masing-masing SG, AB, dan AB diajak OB untuk balas dendam karena salah satu keluarganya ditangkap polisi atas kasus pembunuhan di tahun 2019.

Dalam reka ulang, awal mula pembunuhan itu terjadi saat para tersangka menemukan asap mengepul dari kebun milik korban. Saat itu, korban sedang mengolah kelapa atau kopra. 

Para tersangka yang ketika itu sudah berada di hutan membuntuti korban bersama istrinya yang sementara duduk memungut kopra.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *