Menafsirkan “Resep” Sandiaga Uno Untuk Pariwisata Halmahera Barat

Oleh : Mohbir Umasugi

Dosen Fhisip Universitas Terbuka

Sektor pariwisata selama pandemi Covid-19 mati suri. Banyak pelaku wisata yang terpaksa gulung tikar dihamtam badai Covid-19. Pariwisata nasional pun tumbang. Bali menjadi sepi. Lombok, Jogjakarta, Bangka Beliting, Malang, Maluku Utara, hingga Papua juga demikian.

Kini sektor ini mulai bangkit setelah kasus Covid-19 berangsur menurun di Indonesia. Bali hidup kembali. Begitu juga distinasi pariwisata lainnya di Indonesia.

Dalam rangka mengembangkan dunia pariwisata di Indonesia, Pemerintah melalui Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif meluncurkan Program Desa Wisata melalui 50 besar Anugerah Desa Wisata Indonesia 2022.

Salah satu yang masuk dalam ajang ini adalah Obyek Wisata Pantai Lapasi, Kabupaten Halmahera Barat. Pantai Lapasi merupakan singkatan dari (Desa Lako Akelamo Pasir Indah). Pantai Lapasi menyuguhkan daya tarik wisata alam pesisir pantai dengan pemandangan sunset (matahari terbenam) dan wisata susur sungai.

Untuk meninjau keindahan alam Pantai Lapasi, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahudin Uno datang ke Jailolo, Halmahera Barat. Kedatangan Sandiaga Uno sekaligus  membuka salah satu iven pariwisata terbesar di Maluku Utara yaitu Festival Teluk Jailolo.

Iven yang sudah berlangsung puluhan tahun ini menyedot animo warga dan wisatawan dari ternate dan sekitarnya untuk datang ke Jailolo.

Dalam kunjungannya ke Pantai Lapasi, Sandiaga Salahuddin Uno kemudian memberikan pandangannya tentang pengembangan pariwisata. Dimana sektor pariwisata akan mengerakkan roda perekonomian, membuka lapangan pekerjaan, dan mesejahterahkan masyarakat sekitar.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *