Kejari Haltim Tetapkan Tiga Tersangka Baru Kasus Korupsi Gor Kota Maba

MABA, Deltasatu.com_ Kejaksaan Negeri Halmahera Timur kembali menetapkan tiga tersangka baru kasus dugaan tindak pidana korupsi pembangunan stadion GOR Kota Maba, Haltim.

Dalam perkara ini, mengakibatkan kerugian negara sebesar Rp 572.421.084,48. Hal ini berdasarkan audit perhitungan kerugian negara oleh BPKP nomor PE.03.03/SR-687/PW33/5/2022.

Tiga tersangka masing-masing FL selaku pelaksana pekerjaan pembangunan tahap I. Li selaku pelaksana pembangunan tahap II, dan EM selaku konsultan perencana sekaligus konsultan pengawas tahap satu.

FL ditetapkan berdasarkan surat penetapan tersangka nomor B-332/Q.2.18/F.1/06/2022 pada tanggal 16 Juni 2022. Sedangkan Li dan Em ditetapkan berdasarkan nomor B-333/Q.2.18/F.1/06/2022 tanggal 16 Juni 2022.

Sebelumnya, penyidik telah menetapkan dua tersangka lain diantaranya, AG selaku kuasa pengguna anggaran (KPA), dan IA, pejabat pembuat komitmen (PKK) dalam proyek tersebut.

Ketiga tersangka pada Jumat (1/7/2022) telah dipanggil dan diperiksa. Para tersangka saat ini ditahan di Rumah Tahanan (Rutan) Ternate selama 20 hari kedepan dalam rangka penyidikan.

Kejari, Haltim  I Ketut Terima Darsanah melalui press release Jumat, (1/7/2022) malam menegaskan, penahanan dilakukan berdasarkan alasan obyekif dan alasan subjektif terhadap ketiga tersangka.

“Jadi, para tersangka sebelum dibawa ke Rutan Ternate telah dilakukan tes kesehatan dan swab untuk mengantisipasi penyebaran Covid 19,” kata Kajari, Haltim  I Ketut Terima Darsanah.

Diketahui, tersangka FL, Li dan EM disangka melanggar primair pasal 2 ayat (1) Jo pasal 18 Undang-undang RI nomor 31 tahun 1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi sebagaimana telah dirubah dan ditambah dengan UU RI Nomor 20 tahun 2001 tentang perubahanUU  RI Nomor 31 tahun 1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi JO Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *