Gagal Ungkap Kasus Pembunuhan, Warga Desak Kapolda Copot Kapolres Haltim

MABA, Deltasatu.com_  Warga Kecamatan Maba Selatan (Mabsel) meminta Kapolres Eddy Sugiarto segera angkat kaki dari Halmahera Timur (Haltim).

Pasalnya, perwira menengah (pamen) dengan pangkat AKBP ini tidak mampu mengungkap kasus pembunuhan yang terjadi di wilayah hukum Polres Haltim.

Kasus pembunuhan secara sadis di Gotowasi, Kecamatan Maba Selatan, Sabtu (29/10) bukan baru pertama terjadi. Sudah banyak kasus pembunuhan serupa yang hingga kini pelakunya sulit diungkap.

Untuk itu, kapolres didesak segera undur diri dari jabatannya. Desakan ini disampaikan warga melalui corong aksi di depan Polres Haltim, Minggu (30/10).

Menurut warga, Polres Haltim gagal mengungkap kasus pembunuhan bukan baru pertama. Akan tetapi sudah berulang kali. Mulai dari Kapolres Driyano Ibrahim, Kapolres Mikael Sitanggang, dan terakhir Kapolres Eddy Sugiharto. 

Salah satu warga desa Gotowasi, Ismit Abas Hatari kepada wartawan menyatakan, warga sudah muak dengan kinerja polisi dan Pemerintah Daerah (Pemda). Pasalnya, tidak ada satupun kasus pembunuhan diurus sampai tuntas.

Ia menegaskan, warga sudah tidak percaya lagi dengan pelayanan kepolisian di bawah pimpinan Kapolres Eddy Sugiharto.

Sebab, selama menjabat, tidak ada gebrakan untuk menindaklanjuti lanjutan kasus pembunuhan di kali Waci. Padahal, masih ada 8 pelaku yang saat ini berstatus daftar pencarian orang (DPO).

“Kapolres Haltim layak dicopot dari jabatannya. Kami sudah tidak percaya dengan Kapolres. Kami minta Kapolda segera copot Kapolres Haltim,”tegasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *