Burhanuddin Tidak Lagi Berhak Mengatasnamakan PT ANI

MABA, Deltasatu.com_ Kuasa Hukum PT Adhita Nikel Indonesia fersi Hutoma Mandala Putra Alias Tomy Suharto menegaskan, Burhanudin Leman Jailani tidak layak melakukan tindakan dalam bentuk apapun dan atas Nama PT. Adhita Nikel Indonesia (ANI).

Ini menyusul adanya langkah Burhanudin Leman Djailani yang mempolisikan Supervisor Quality Control Rivano ke Polsek Maba Selatan, terkait dugaan pencurian sample Ore D Evo Nickel dan mengatas namakan PT ANI beberapa hari lalu.

Kuasa Hukum PT Adhita Nikel Indonesia (PT ANI).  Hendrikus Hali Atagoran dan  Direktur Utama Hutama Mandala Putra kepada wartawan menyampaikan, pengaduan dan laporan yang dilakukan oleh PT ANI  fersi Burhanuddin terkait pengambilan sampel seharusnya tidak dapat ditindaklanjuti.

Dia menyatakan, pengaduan dan/atau laporan terkait dugaan pencurian sampel ore seharusnya oleh pihak kepolisian tidak ditindaklanjuti. 

Pasalnya, berdasarkan pernyataan bersama yang dibuat dan ditandatangani di Kantor Polsek Maba pada Hari Sabtu, 25 Mei 2022 yang salah satu poin menyatakan bahwa para pihak dapat melakukan eksplorasi dan preparasi.

“Poin tersebut tidak membatasi di lokasi mana yang diperbolehkan mana yang tidak, dan itu artinya semua yang menjadi milik PT ANI para pihak dapat melakukan eksplorasi dan Preparasi,”katanya melalui pres rilis yang diterima Wartawan, Senin(11/7).

Hali Atagoran menyatakan, PT ANI fersi (Burhanuddin) juga tidak lagi berhak untuk melaporkan pihak lain yang melakukan eksplorasi dan preparasi di lokasi milik PT ANI.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *