Anggota Komisi 3 DPRD Halteng Apresiasi PT Smart Marsindo

WEDA, Deltasatu.com_ Anggota Komisi III DPRD, Halmahera Tengah, Nuryadin Ahmad memberikan dukungan dan apresiasi kepada PT. Smart Marsindo yang saat ini telah melakukan persiapan produksi tambang nikel di Kecamatan Pulau Gebe.

Apresiasi tersebut disampaikan karena sebelum melakukan pembongkaran  lahan dalam areal tambang, perusahan tersebut melakukan kebijakan taliasi atau ganti rugi.

“Perusahan melakukan ganti rugi tanaman atau tanam tumbuh milik warga yang telah mengelola areal tersebut untuk berkebun. Walaupun areal teresebut masuk dalam kawasan hutan negara,”ungkap Nuryadin, Senin (1/8/2022).

Nuryadin mengatakan, kebijakan perusahan adalah bentuk niat baik untuk membangun relasi sosial yang baik dengan warga lingkar tambang sehingga kehadiran investasi dapat memberikan dampak yang positif bagi masyarakat Pulau Gebe.

Tentu kebijakan taliasih seperti ini juga bisa berlaku pada perusahan lain, karena sebagaimana yang diatur dalam ketentuan Undang-undang bahwa yang dimaksud dengan kawasan hutan adalah hak dan aset negara yang tidak bisa di perjual belikan.

Masyarakat sekalipun kata Nuryadin, hanya bisa mengelola untuk keperluan sementara, tidak bisa menjadi hak milik.

“Tetapi perusahan hanya bisa menghargai suar lelah masyarakat yang memiliki tanam tumbuh di kawasan tersebut dengan nominal harga lahan di dasarkan pada SK Bupati,”paparnya.

Oleh karena itu, kalau ada oknum tertentu yang menuntut harus ada pembayaran ganti rugi lahan itu sangat bertentangan dengan Undang-undang kehutan. 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *